Make your own free website on Tripod.com
TOP

DAIBYAKUHOU  (koran resmi Nichiren Shoshu yang diterbitkan dua kali sebulan),
tanggal 16 Januari 2005


Ceramah Bhiku Tertinggi Abe Nikken
Pada Upacara Sembahyang Tahun Baru di Kuil Pusat Taiseki-ji
Tanggal 1 Januari 2005


"Pada tahun lalu, keadaannya sangat sulit seperti terjadinya Gempa Bumi di Wilayah Chuetsu, akan tetapi orang-orang di masyarakat tidak tahu penyebabnya karena tidak mengenali hukum Budha......

Ini bukanlah hal yang bisa dijelaskan seperti fenomena alam semata, namun itu pasti disebabkan oleh perilaku dan hati manusia yang tinggal di daerah tersebut dan hal ini mempengaruhi bumi dan angkasa. Dalam hal itu, Rissho Ankokuron menunjukkan bahwa kejahatan hati manusia, terutama pikiran dan kritik yang salah terhadap hukum Budha menjadi penyebab sehingga terjadi berbagai penderitaan.

Dan, sekarang pun hal ini terjadi dengan nyata dan berskala dunia dalam berbagai aspek. Akhir tahun yang lalu, pada tanggal 26 Desember, telah terjadi gempa bumi dan tsunami besar yang terpusat dari Indonesia, dan bencana besar ini menyeberangi Samudera Hindia dan merugikan Sri Lanka, India, hingga ke Afrika. Diperkirakan pusat gempa adalah lautan sebelah barat Aceh yang terletak di bagian utara pulau Sumatera di Indonesia dan mengakibatkan bencana yang luar biasa.

Di sebelah selatan pulau Sumatera ini terdapat pulau Jawa, dan ibu kota Jakarta terletak di pulau ini. Ada banyak umat Nichiren Shoshu di situ. Sekarang disebut 'Yayasan Pandhita'. Dan di Indonesia ini ada seorang biksu bernama Shojo Sakabe yang ditugaskan cukup lama dan direncanakan dia bertugas sebagai biksu tetap di Kuil Kaikozan Myogan-ji yang akan diresmikan di Indonesia. Dia murid saya, dan ada laporan dari orang ini pada tanggal 30 Desember, maka saya ingin membacakannya:

'Laporan: Mengenai dua orang yang tidak diketahui keberadaannya sebagaimana yang telah saya laporkan itu, tadi saya sudah menerima laporan bahwa mereka telah dikonfirmasikan dalam keadaan selamat. Oleh karena itu, walaupun di Indonesia ada korban jiwa 50 ribu orang lebih, namun umat Nichiren Shoshu sama sekali tidak ada yang menjadi korban.'

Karena ada laporan seperti ini, maka saya merasa bagaimanapun juga ingin menyampaikan laporan ini. Pada waktu Gempa Bumi Taiwan Tengah pada enam tahun yang lalu pun tidak ada yang terkena kerugian fisik. Demikian juga Gempa Bumi di Wilayah Chuetsu. Saya merasa sangat ajaib, karena umat-umat Nichiren Shoshu dengan sempurna terhindar dari kerugian, terutama kerugian fisik."

Zoom out Zoom out

Terhadap Gempa Bumi Iran:

"Dari sosok yang tidak percaya atau menghianati Sutra Bunga Teratai sebagai hakikat agung hukum Budha, muncullah kesulitan atau bencana yang disebabkan oleh berbagai karma buruk. Dalam tahun-tahun terakhir ini pun terjadi bencana besar di negara kita seperti Erupsi Gunung Fugendake dan Gempa Bumi Besar di wilayah Hanshin dan Awaji, dan jika meneliti kejadian ini dengan teliti, bisa diperkirakan bahwa berbagai pemfitnahan dharma dari organisasi jahat menjadi penyebab besar kejadian itu.

Akhir-akhir ini pun, sekitar 6 hari yang lalu, terjadi gempa bumi besar di negara Iran, dan dikabarkan bahwa sekitar 50 ribu orang meninggal dunia. Kita harus berpikir bahwa berbagai karma buruk di dunia terjadi berkaitan dengan Sutra Bunga Teratai."
(Tanggal 1 Januari 2004)

Zoom out